Sekali Lagi

Ada hal-hal ya, yang akan kubaca berulang-ulang.

Berpikir, dan kubaca lagi.

Yang sampai berapa kalipun kubaca, tidak akan pernah cukup.

Dan ada individu-individu, yang meskipun aku tidak terlalu mengenal mereka, ingin kutemui lagi di beberapa kesempatan di waktu hidupku.

Seperti seorang ibu paruh baya yang duduk di sebelahku di penerbanganku ke Singapura dua tahun lalu, misalnya. Kurasa dia mengatakan sesuatu tentang makanan padaku, ah tidak, aku yang pertama kali menanyakan akan ke mana si ibu itu. Ah, aku bahkan tidak ingat bagaimana percakapan di antara kami dimulai. Kurasa ibu itu bertanya hendak ke mana aku. Paris, begitu kataku. Dan cerita bahwa si ibu baru saja pulang dari Spanyol mengalir begitu saja. Dia menyebutkan nama beberapa tempat di Eropa yang ia sukai, Vienna, Bonn, Madrid…

“Kalau ibu mau ke mana?” tanyaku.

“Sydney.”

“Kenapa memilih terbang ke Singapura dulu?”

dan dia mengatakan, demi bisa terbang dengan airline yang kami tumpangi hari itu.

Supel dan terbuka. Begitu aku akan mendeskripsikan ibu itu. Dia bahkan sempat  bergurau dengan si pramugara pesawat, mengatakan,

“the fish is a bit fishy,”

“it’s a fish!” kata si pramugara.

dan tiba-tiba saja aku merasa kesulitan untuk menahan tawa.

Kami berpisah ketika pesawat itu mendarat di bandara Changi. Aku melihat ibu itu sekali lagi di toilet bandara, kami tersenyum kepada satu sama lain, kemudian aku berlalu.

Aku ingin bertemu ibu itu lagi di penerbanganku lain kali.

Cuma untuk mendengar ceritanya sekali lagi tentang Madrid,

atau Vienna.

Fakta bahwa ibu itu adalah seorang Chinese-Indonesian tidaklah penting.

Lalu ya,

aku ingin terus-menerus duduk cuma untuk mendengarkan salah seorang temanku di Yonsei berbicara. Ketika dia bicara, dia akan menjadi pusat perhatian, di manapun itu. Begitu dia bicara, waktu seolah berhenti, dan semua mata dan rasa ingin tahu, afeksi, akan tertarik ke arahnya. Dia masuk akal dengan argumennyat ketika bicara. Apa yang dia bicarakan tidaklah sepenting bagaimana ia bicara.

Biasanya aku lupa saat pertama kali aku berjumpa dengan seseorang. Sebagian besar karena aku tidak melihat orang itu, tidak peduli, tidak memperhatikan, atau aku tengah mengerjakan hal-hal lain saat itu. Tapi aku ingat saat pertama kali aku bertemu dengannya. Did I shake his hand? I don’t remember. But it was in the library. Di banyak waktu setelah itu, aku sering sekali bertemu dengannya di perpustakaan. Dan dia akan ada di situ. Membaca.

Sekali lagi,

aku ingin duduk dan mendengarkan ia bicara.

Lalu ada profesor Michael Kim. Profesor yang mengajar mata kuliah sejarah media massa di Korea. Aku mengambil kelas profesor Michael Kim hanya sekali di seluruh masa kuliahku di Yonsei GSIS. Kelas yang diajar beliau diadakan setiap hari Senin pagi pukul 9. Beliau tidak pernah datang terlambat ke kelas, selalu mengadakan kelas pengganti jika beliau tidak bisa hadir di kelas menurut jadwal. Marxisme, ideologi, teori kritis, hal-hal yang kukenal dengan baik itu, selalu mengalir lancar dari bibir sang Profesor jenius itu di setiap kelas hari Senin. Perfeksionis, sulit memuji, cerdas, dan sangat kritis. Dan di ruang kantornya yang tidak terlalu besar, ada rak-rak buku yang setinggi atap ruangan dengan ratusan buku tersusun rapat. Beliau akan duduk di tengah ruangan itu, terkubur oleh rak-rak itu. Begitulah yang kuingat tentang beliau.

Aku ingin sekali lagi, masuk ke kelas beliau dan mendengarkan beliau menyampaikan kuliah.

Dalam waktu kita yang sempit ini,

ada orang-orang yang seperti itu, ya.

Orang-orang yang tidak ada di samping kita tiap hari, tidak terlalu kita kenal, tapi sekali lagi,

ingin kita temui.

Advertisement

1 Response to “Sekali Lagi”


  1. 1 zaza December 5, 2011 at 10:19 pm

    interesting reading hihi ^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s





Follow

Get every new post delivered to your Inbox.